Jun 24
Mungkin beberapa dari anda mengalami kebingungan saat fitur managed dns aktif, web anda langsung tidak bisa diakses. Sebenarnya hal ini terjadi karena ns (name server) anda sudah tidak mengarah ke server hosting anda melainkan mengarah ke ns lain dimana ns itu adalah ns untuk mengaktifkan fitur managed dns anda.
Untuk itu ada beberapa seting atau penambahn record yang dilakukan agar web anda bisa berjalan dengan baik, dari pengaksesan web sampai pointing domain untuk mail server. dibawah ini adalah bagian-bagian yang perlu ditambahkan recordnya di managed dns anda, khususnya jika server ada di jagoanhosting:
1. A record
- pointing domain ke ip server :
- add A record
- name : silahkan di kosongi
- ip adress : silahkan isi dengan ip server hosting anda
- TTL : untuk di jagoanhosting isi dengan 14400, atau isi seperti default di managed dns
- pointing localhost.namadomain :
- add A record
- name : localhost
- ip address : untuk dijagoanhosting isi 127.0.0.1]
- TTL : untuk di jagoanhosting isi dengan 14400, atau isi seperti default di managed dns
- pointing untuk ftp
- add A record
- name : ftp
- ip address : isi sesuai ip server
- TTL : untuk di jagoanhosting isi dengan 14400, atau isi seperti default di managed dns
2. MX record
- pointing domain untuk mail server anda
- zone : silahkan dikosongi
- value : silahkan dikosongi
- TTL : untuk di jagoanhosting isi dengan 14400, atau isi seperti default di managed dns
- Mx priority : 0
3. Cname record
- pointing www
- add cname
- hostname : www
- value : kosongi
- TTL : untuk di jagoanhosting isi dengan 14400, atau isi seperti default di managed dns
- pointing mail
- add cname
- hostname : mail
- valuae : kosongi
- TTL : untuk di jagoanhosting isi dengan 14400, atau isi seperti default di managed dns
4. NS record
silahkan menambahakan record sendiri jika anda memerlukan settingan tambahan, misal seperti google apps.
silahkan mencoba 
Popularity: 5% [?]
Jun 14
Beberapa orang sering bertanya-tanya kenapa disk space usagenya berkurang banyak, untuk menjawab pertanyaan tersebut cpanel memberikan menu disk space usage dimana anda dapat melihat detail disk space yang telah terpakai di hosting anda, disana juga disebutkan folder atau file yang memakan banyak space. Dibawah ini adalah cara melihat disk space usage anda melalui cpanel:
1. Login ke Cpanel Anda
2. masuk menu Disk Space Usage

Dibagian paling atas anda dapat melihat grafik besar space yang terpakai setiap folder,contoh ada dibawah ini,

Di bagian bawah anda dapat melihat detail besar setiap sub folder.

Anda juga bisa melakukan beberapa action, salah satunya adalah menyembunyikan file yang kecil space usagenya, dengan cara memilih perintah di combo box deleted selected.
silahkan dicoba
regards
jagoanhosting
Popularity: 9% [?]
Jun 04
Bagi anda yang sudah mempunyai hosting, tentunya selain menggunakan space hosting untuk penempatan wesite, Anda juga bisa menggunakannya untuk membuat accout email. Dimana dalam pembuatan account email ini, Anda juga bisa mengatur quota setiap accountnya. Berikut ini adalah cara untuk membuat sebuah account email dari cpanel dan menjalankan email dengan menggunakan webmail standart :
1. Login cpanel
2. pilih menu email account
3. masukkan account, password email yang akan dibuat serta mailbox quota yang akan diberikan.
4. klik save
Untuk menjalankannya :
1. masuk ke DomainAnda.com/webmail (contoh)
2. masukkan username dan password
3. Siap untuk menerima dan mengirim email
Popularity: 15% [?]
May 17
Di sistem Linux/Unix, permission dibedakan berdasarkan nomor. Nomor tersebut menentukan apakah user/group/public bisa menulis/membaca/mengeksekusi file tersebut atau tidak.
Di bawah ini contoh angka-angka permission yang sering dipakai pada sebuah file:
-
777 - Semua bisa membaca/menulis/mengeksekusi file ini.
-
644 - Hanya pemilik file yang bisa membaca/menulis file ini, yang lain nya hanya bisa membaca saja
- 755 - Hanya pemilik file yang bisa membaca/menulis, yang lain hanya bisa membaca dan mengeksekusi file.
cara mengubah file permission :
-
pilih file yang akan di change permission
-
klik change permission
-
pilih option yang sesuai :

Popularity: 21% [?]
May 07
Ada tiga proses yang harus dilakukan untuk memidahkan joomla ke account hosting anda:
- upload file web joomla anda ke hosting account anda.
- export (dump) mysql database anda lalu create database baru di account hosting anda dan import database anda.
- ubah setting konfigurasi joomla
Upload File
Karena joomla memiliki 1000 lebih file untuk diupload ke hosting account anda,lebih baik anda menkompress dahulu semua file tersebut dalam file .zip atau .tar.gz
- upload file kompres anda ke public_html.
- klik di nama file (jangan di iconnya) untuk pilih file .tar.gz or .zip yang telah anda upload
- klik menu Extract, maka secara otomatis file anda akan di extract.
- ubah permision file dan folder anda menjadi 755
Buat database dan import database
Untuk mengcreate database dan upload database melalui cpanel dan phpmyadmin silahkan lihat disini
Modifikasi konfigurasi file
Proses terakhir atau langkah terakhir dalam memindahkan web joomla anda ke account hosting anda adalah memodifikasi konfigurasi setting. Anda harus mengubah configuration.php yanga da dalam joomla, proses editing bisa dilalkukan di tect editor atau modifikasi file dalam cpanel lalu pilih nama file configuration.php lalu klik “code editor/edit“. dibawah ini adalah contoh konfigurasi apa saja yang butuh dirubah:
<?
$mosConfig_MetaAuthor = ‘1′;
$mosConfig_MetaDesc = ‘Joomla - the dynamic portal engine and content management system’;
$mosConfig_MetaKeys = ‘Joomla, joomla’;
$mosConfig_MetaTitle = ‘1′;
$mosConfig_absolute_path = ‘/home/user/public_html/’; * ubah sesuai path account server anda (ganti user sesuai dengan username di account hosting anda) $mosConfig_admin_expired = ‘1′;
$mosConfig_allowUserRegistration = ‘1′;
$mosConfig_back_button = ‘1′;
$mosConfig_cachepath = ‘/home/user/public_html/cache’; * ubah sesuai path di account hosting anda
$mosConfig_cachetime = ‘900′;
$mosConfig_caching = ‘0′;
$mosConfig_db = ‘dbname’; * Ini adalah nama database yang anda create
$mosConfig_dbprefix = ‘jos_’;
$mosConfig_debug = ‘0′;
$mosConfig_dirperms = ”;
$mosConfig_editor = ‘tinymce’;
$mosConfig_enable_log_items = ‘0′;
$mosConfig_enable_log_searches = ‘0′;
$mosConfig_enable_stats = ‘0′;
$mosConfig_error_message = ‘This site is temporarily unavailable.<br /> Please notify the System Administrator’;
$mosConfig_error_reporting = ‘-1′;
$mosConfig_favicon = ‘favicon.ico’;
$mosConfig_fileperms = ”;
$mosConfig_fromname = ”;
$mosConfig_frontend_login = ‘1′;
$mosConfig_frontend_userparams = ‘1′;
$mosConfig_gzip = ‘0′;
$mosConfig_helpurl = ‘http://help.joomla.org’;
$mosConfig_hideAuthor = ‘0′;
$mosConfig_hideCreateDate = ‘0′;
$mosConfig_hideEmail = ‘0′;
$mosConfig_hideModifyDate = ‘0′;
$mosConfig_hidePdf = ‘0′;
$mosConfig_hidePrint = ‘0′;
$mosConfig_hits = ‘1′;
$mosConfig_host = ‘localhost’;
$mosConfig_icons = ‘1′;
$mosConfig_item_navigation = ‘1′;
$mosConfig_lang = ‘english’;
$mosConfig_lifetime = ‘900′;
$mosConfig_link_titles = ‘0′;
$mosConfig_list_limit = ‘30′;
$mosConfig_live_site = ‘http://yourdomain.com; * Ini adalah URL web joomla site anda
$mosConfig_locale = ‘en_GB’;
$mosConfig_mailer = ‘mail’;
$mosConfig_mailfrom = ‘ you@yourdomain.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it ;
$mosConfig_multilingual_support = ‘0′;
$mosConfig_multipage_toc = ‘1′;
$mosConfig_offline = ‘0′;
$mosConfig_offline_message = ‘This site is down for maintenance.<br /> Please check back again soon.’;
$mosConfig_offset = ‘-10′;
$mosConfig_offset_user = ‘0′;
$mosConfig_pagetitles = ‘1′;
$mosConfig_password = ‘password’; * Ini adalah password user database anda yang telah anda buat
$mosConfig_readmore = ‘1′;
$mosConfig_secret = ‘qYwasdloRtdEwsa’;
$mosConfig_sef = ‘0′;
$mosConfig_sendmail = ‘/usr/sbin/sendmail’;
$mosConfig_session_life_admin = ‘1800′;
$mosConfig_session_type = ‘0′;
$mosConfig_shownoauth = ‘0′;
$mosConfig_sitename = ‘My Joomla Site’;
$mosConfig_smtpauth = ‘0′;
$mosConfig_smtphost = ‘localhost’;
$mosConfig_smtppass = ”;
$mosConfig_smtpuser = ”;
$mosConfig_uniquemail = ‘1′;
$mosConfig_user = ‘dbuser’; * Ini adalah user database yang telah anda create
$mosConfig_useractivation = ‘1′;
$mosConfig_vote = ‘0′;
setlocale (LC_TIME, $mosConfig_locale);
?>
Setelah selesai melakukan perubahan setting silahkan save changes
tautan http://tutorials.ausweb.com.au/web/Tutorials/Joomla-FAQ/Move-Joomla-Site-to-a-New-Server/
Popularity: 32% [?]
May 02
Jika anda memiliki account VPS, dan ingin melihat besar penggunaan resource vps anda, silahkan login ke vps anda dengan user root yang telah kami berikan. Jika anda tidak mempunyai ssh client, anda bisa mendownload program putty, atau silahkan klik link http://the.earth.li/~sgtatham/putty/latest/x86/putty.exe
Setelah berhasil masuk, silahkan ikuti panduan di bawah:
1. Untuk melihat besar memory yang anda gunakan, silahkan gunakan sintax “top” . Ketikkan top pada shell anda, dan anda akan mendapatkan tampilan seperti dibawah(hasil tampilan bervariasi tergantung kondisi sebenarnya) :

Dari hasil top, bisa terlihat total memori anda, penggunaan memori anda, load VPS anda, aplikasi yang memakan resource anda, dll. Total memory adalah memory guaranteed+burst memory dari paket vps yang anda beli(anda bisa melihat website kami untuk melihat detail resource paket paket vps), tetapi karena sifat burst memory adalah share, jadi burst yang anda dapatkan akan bervariasi. Untuk used memory, adalah penggunaan memory anda saat ini.Pastikan used memorynya tidak mendekati total memory, karena akan menjadikan aplikasi anda sering crash dengan sendirinya, karena tidak dapat alokasi memori yang dibutuhkan. Anda juga bisa melihatpenggunaan memori anda dengan sintax “free”
2. Melihat disk usage :

Untuk melihat penggunaan disk anda, silahkan gunakan sintak “df -h”. dari gambar diatas, terlihat bahwa penggunaan kapasitas disknya baru 54%(1.1G) dari 2G yang dialokasikan.
Silahkan monitor selalu resource anda. Karena untuk memori, aplikasi anda akan ter-kill secara otomatis jika memori anda kurang.
Tautan :
Apa Itu VPS ??
Popularity: 26% [?]
Recent Comments